Anak Kena Kanker Tulang, Harus Amputasi Juga?

Aisyi menambahkan anak yang mengalami gejala kanker tulang berupa nyeri tulang, pembengkakan, kemerahan, dan patah tulang setelah beraktivitas dapat ke rumah sakit segera. Cara ini menemukan, anak datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium awal.

“Saat datang dengan kondisi stadium awal. Diharapkan ada penanganan segera dan anak bisa tidak diamputasi. Tapi cukup dipotong saja bagian yang ada tumornya. Lalu ditanamkan sel-sel tulang, yang mana sel tulang itu tumbuh lagi,” jelas dokter yang sehari-hari berpraktik di RS Dharmais.

Ia mengimbau masyarakat agar tumbuh kesadaran terhadap gejala kanker tulang. Kalau kanker tulang ditemukan pada stadium awal, pasien akan ditangani segera.

“Biasanya kalau nyeri kan diurut atau demam minum obat penurun panas. Pada akhirnya, gejala kanker tulang makin parah,” ujarnya.

Perawatan setelah operasi antara amputasi dan pemasangan tulang buatan berbeda. Ini karena secara psikologis, anak yang diamputasi harus dikuatkan mentalnya dulu. Untuk anak yang tanpa amputasi bisa dilanjutkan dengan perawatan dan terapi.